Logo

Kelurahan Lembang

Kabupaten Bantaeng

Home

Portal Data Lembang

Inovasi Lembang

Biring kassi Online

Aplikasi Lembang

TP PKK Lembang

Facebook

πŸ”₯ β€œDari Nongkrong Jadi Terobosan! Cafe 51 Jadi Markas Lahirnya Inovasi Gila Lurah Lembang!” πŸ”₯

πŸ”₯ β€œDari Nongkrong Jadi Terobosan! Cafe 51 Jadi Markas Lahirnya Inovasi Gila Lurah Lembang!” πŸ”₯

Invalid Date

Ditulis oleh Administrator

Dilihat 356 kali

πŸ”₯ β€œDari Nongkrong Jadi Terobosan! Cafe 51 Jadi Markas Lahirnya Inovasi Gila Lurah Lembang!” πŸ”₯

Semalam, Selasa 14 April 2026, suasana hangat dan penuh semangat terasa di Cafe 51 yang terletak di Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Bukan sekadar tempat nongkrong biasa, Cafe 51 berubah menjadi ruang diskusi strategis yang mempertemukan para pemikir, inovator, dan penggerak perubahan dalam satu meja penuh inspirasi.

Lurah Lembang, Dedy Anshari, R., S.Kom., M.M., memenuhi undangan santai namun sarat makna tersebut. Kehadirannya menjadi magnet tersendiri dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh tim pendamping inovasi daerah Kabupaten Bantaeng. Di antara yang hadir, tampak beberapa calon doktoral seperti Rahman Ramlan dan Firdaus, serta perwakilan dari Bappeda, Adi Kasim, dan Bagian Organisasi, Fatmawati. Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan wadah bertukar pikiran tentang masa depan inovasi pelayanan publik di Kelurahan Lembang.

Dalam suasana santai ditemani secangkir kopi dan obrolan ringan, diskusi berkembang menjadi pembahasan serius terkait progres dan implementasi berbagai inovasi yang telah digagas dan dijalankan oleh Lurah Lembang selama kurang lebih 9 bulan terakhir. Banyak pihak mengapresiasi langkah-langkah progresif yang dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


Rahman Ramlan dalam diskusinya menyoroti bahwa inovasi yang dilakukan di Kelurahan Lembang memiliki potensi besar untuk menjadi role model di tingkat kabupaten bahkan provinsi. Ia menilai bahwa keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan sebuah inovasi.

Sementara itu, Firdaus menambahkan bahwa keberlanjutan inovasi menjadi hal penting yang harus dijaga. Ia menekankan perlunya sistem yang kuat agar inovasi tidak hanya berhenti pada ide, tetapi benar-benar menjadi budaya kerja di lingkungan pemerintahan kelurahan.

Adi Kasim dari Bappeda turut memberikan pandangan strategis terkait pentingnya sinkronisasi antara inovasi di tingkat kelurahan dengan perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Lurah Lembang sudah berada pada jalur yang tepat dan perlu terus didorong agar dapat terintegrasi secara lebih luas.

Fatmawati dari Bagian Organisasi juga mengapresiasi kinerja dan semangat inovatif yang ditunjukkan. Ia menilai bahwa kepemimpinan yang adaptif dan responsif seperti ini sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan birokrasi modern yang semakin dinamis.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Lembang, Dedy Anshari, menyampaikan bahwa inovasi bukanlah sekadar program, melainkan sebuah komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih selama ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat, perangkat kelurahan, serta tim pendamping inovasi.


Malam itu pun ditutup dengan semangat optimisme dan harapan besar. Cafe 51 menjadi saksi bahwa dari obrolan santai bisa lahir gagasan besar, dari kebersamaan bisa tercipta perubahan nyata. Kelurahan Lembang kembali menunjukkan bahwa dengan kolaborasi dan semangat inovasi, masa depan pelayanan publik yang lebih baik bukanlah sekadar mimpi, melainkan sebuah keniscayaan yang sedang diwujudkan. πŸš€

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Kelurahan Lembang

Kecamatan Bantaeng

Kabupaten Bantaeng

Provinsi Sulawesi Selatan

Β© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia