
Invalid Date
Dilihat 221 kali

Senin siang yang panas menyengat, 30 Maret 2026, menjadi saksi semangat luar biasa yang ditunjukkan oleh jajaran pemerintah dan tim inovasi dari Kabupaten Bantaeng. Di tengah teriknya matahari yang begitu terasa, tidak menyurutkan langkah dan tekad Lurah Lembang, Dedy Anshari, S.Kom., M.M., untuk terus bergerak cepat dan mengambil peran penting dalam ajang bergengsi tingkat internasional, Guangzhou Award 2026.
Setelah sebelumnya melakukan komunikasi intens dengan pihak kecamatan, Lurah Lembang tanpa menunda waktu langsung merapat memenuhi panggilan penting sebagai peserta Early Submission Guangzhou Award 2026. Pertemuan strategis tersebut dilaksanakan di sebuah kafe yang berada di samping Polres Bantaeng, yang siang itu dipenuhi oleh semangat kolaborasi dan optimisme dari para peserta yang hadir.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sejumlah tokoh penting yang menjadi bagian dari kekuatan tim inovasi Kabupaten Bantaeng. Di antaranya Sekretaris Dinas Kesehatan, H. Iwan Setiawan, yang memberikan dukungan penuh terhadap berbagai inovasi di sektor kesehatan. Hadir pula pendamping tim inovasi dari Bappeda, Bapak Adi Kasim, yang selama ini aktif mengawal dan membina berbagai program unggulan daerah.
Tak kalah penting, kehadiran Dr. Rahman Ramlan turut memberikan warna dalam diskusi yang berlangsung. Dengan pengalaman dan wawasan yang dimilikinya, beliau menjadi salah satu figur yang memberikan dorongan semangat serta masukan strategis dalam proses penguatan inovasi yang akan diikutsertakan dalam kompetisi internasional tersebut.

Dari unsur organisasi, hadir pula Ibu Fatmawati sebagai perwakilan bagian organisasi yang terus mendukung tata kelola pemerintahan yang inovatif dan adaptif. Sementara itu, dari Dinas Kesehatan, Bapak Heri juga turut ambil bagian dalam pertemuan ini, menegaskan komitmen sektor kesehatan dalam mendukung inovasi berbasis pelayanan publik.
Yang tak kalah menarik adalah kehadiran perwakilan dari Puskesmas Kota dengan inovasi unggulan mereka, yaitu “Squad Sehat”. Inovasi ini menjadi salah satu program yang juga ikut serta dalam kompetisi Guangzhou Award 2026, menunjukkan bahwa semangat inovasi tidak hanya datang dari tingkat kelurahan, tetapi juga dari lini pelayanan kesehatan terdepan.

Di tengah semaraknya diskusi dan persiapan, Lurah Lembang Dedy Anshari tampil dengan inovasi andalannya yang diberi nama “Tosiballa”. Inovasi ini menjadi representasi dari komitmen Kelurahan Lembang dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui pendekatan yang kreatif, adaptif, dan berbasis kebutuhan lokal. Tosiballa bukan sekadar program, tetapi sebuah gerakan yang lahir dari kepedulian dan semangat perubahan menuju pelayanan yang lebih baik.
Tak hanya fokus pada kegiatan di lokasi, seluruh peserta juga menyaksikan secara langsung proses penting yang sedang berlangsung di Jakarta. Ibu Fitriana terlihat sedang melakukan penginputan data secara langsung sebagai bagian dari tahapan Early Submission Guangzhou Award 2026. Proses tersebut didampingi oleh tim dari Kementerian PAN-RB, yang memberikan arahan dan asistensi teknis guna memastikan seluruh data dan dokumen yang diinput sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Inovasi yang diusung oleh Ibu Fitriana, yakni “Peduli Kasi” dari Puskesmas Loka Kecamatan Uluere, juga menjadi salah satu kebanggaan yang turut berkompetisi di ajang internasional ini. Dengan penuh semangat, seluruh peserta yang berada di Bantaeng memberikan dukungan moril dan doa agar proses yang dijalankan berjalan lancar dan membuahkan hasil terbaik.

Suasana di lokasi pertemuan terasa begitu hidup. Meskipun sederhana, namun penuh dengan energi positif, kolaborasi lintas sektor, serta semangat untuk membawa nama daerah ke kancah dunia. Diskusi demi diskusi berlangsung hangat, membahas strategi, penyempurnaan inovasi, hingga langkah-langkah yang perlu ditempuh ke depan.
Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Bantaeng tidak pernah berhenti berinovasi. Di tengah tantangan dan keterbatasan, semangat untuk terus maju dan bersaing di tingkat global tetap menyala. Keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, dinas kesehatan, Bappeda, hingga kementerian, menunjukkan bahwa kolaborasi adalah kunci utama dalam menciptakan perubahan yang berdampak luas.
Langkah cepat yang diambil oleh Lurah Lembang Dedy Anshari juga menjadi inspirasi tersendiri. Di tengah padatnya aktivitas dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat, beliau tetap menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengawal inovasi daerah. Ini menjadi cerminan pemimpin yang tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga aktif di lapangan, bergerak bersama tim, dan memastikan setiap peluang dimanfaatkan dengan maksimal.

Guangzhou Award 2026 bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bahwa inovasi dari daerah mampu bersaing di tingkat internasional. Dengan berbagai inovasi unggulan seperti Tosiballa, Squad Sehat, dan Peduli Kasi, Kabupaten Bantaeng menunjukkan bahwa mereka siap tampil dan memberikan yang terbaik.
Semoga langkah ini menjadi awal dari prestasi yang lebih besar, serta mampu mengharumkan nama daerah di mata dunia. Terik matahari hari ini mungkin terasa menyengat, namun semangat para pejuang inovasi di Bantaeng jauh lebih membara dan tak akan pernah padam! 🚀🔥
Bagikan:

Kelurahan Lembang
Kecamatan Bantaeng
Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini