
Invalid Date
Dilihat 218 kali

Setelah sukses melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di tingkat Kelurahan Lembang, rangkaian kegiatan pemerintahan kembali berlanjut pada siang hari Rabu, 28 Januari 2026, dengan menghadiri kegiatan strategis yang sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Bantaeng di bidang pertanian. Kegiatan tersebut merupakan panen perdana penangkaran padi genjah dan jagung sebagai bagian dari upaya nyata mendukung kemandirian dan swasembada pangan di Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan panen perdana ini dilaksanakan pada pukul 13.30 WITA, bertempat di lokasi Kelompok Tani Lamalaka II, Jalan Lingkar Barat, tepatnya di samping Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantaeng. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik percontohan pengembangan pertanian produktif yang diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan petani serta ketahanan pangan daerah.
Panen perdana ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dengan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memadukan kebijakan pembangunan dengan dukungan akademisi guna menghadirkan inovasi dan teknologi pertanian yang tepat guna. Melalui pendampingan ilmiah dan penerapan varietas unggul, penangkaran padi genjah dan jagung ini diharapkan menjadi model pengembangan pertanian berkelanjutan di wilayah Bantaeng.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Bantaeng, Muhammad Fathul Fauzy Nurdin, M.Ikom, yang memberikan perhatian besar terhadap sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bantaeng ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada perencanaan pembangunan di atas kertas, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan program berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selain Bupati Bantaeng, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Bantaeng, serta jajaran pemerintahan Kelurahan Lembang. Turut hadir Lurah Lembang, Dedy Anshari, R., S.Kom., MM, bersama Sekretaris Lurah Lembang, Irfan Razak, SE, serta para Ketua RT dan RW dari beberapa wilayah di Kelurahan Lembang. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi lintas sektor dan lintas level pemerintahan dalam mendukung agenda besar pembangunan pertanian daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa sektor pertanian harus terus diperkuat melalui inovasi, kolaborasi, dan pendampingan berkelanjutan. Menurutnya, pengembangan varietas padi genjah dan jagung yang adaptif serta berdaya hasil tinggi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjawab tantangan ketahanan pangan di tengah dinamika global.
Bupati juga mengapresiasi peran Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar yang telah berkontribusi aktif dalam mendampingi petani dan pemerintah daerah. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan petani dinilai sebagai kunci keberhasilan pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan.
Sementara itu, Lurah Lembang, Dedy Anshari, R., S.Kom., MM, menyampaikan bahwa kegiatan panen perdana ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Kelurahan Lembang, khususnya para petani. Ia menegaskan bahwa pemerintah kelurahan akan terus mendukung program-program pertanian yang selaras dengan kebijakan pemerintah daerah, baik melalui fasilitasi, pendampingan, maupun penguatan kelembagaan kelompok tani.
Menurutnya, keterlibatan langsung RT dan RW dalam kegiatan ini juga sangat penting sebagai bentuk dukungan sosial dan penguatan partisipasi masyarakat. Dengan kebersamaan dan gotong royong, program swasembada pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.
Panen perdana penangkaran padi genjah dan jagung ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan program, tetapi juga harapan baru bagi petani di Kelurahan Lembang dan Kabupaten Bantaeng secara umum. Varietas genjah yang memiliki masa panen lebih singkat diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman, menekan risiko gagal panen, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa hasil Musrenbang RKPD tidak berhenti pada tahap perencanaan, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan. Sinergi antara perencanaan pembangunan dan implementasi program menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan terlaksananya panen perdana ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng optimistis bahwa target kemandirian dan swasembada pangan dapat dicapai secara bertahap. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat diperluas ke wilayah lain dengan melibatkan lebih banyak kelompok tani serta dukungan berkelanjutan dari perguruan tinggi dan stakeholder terkait.
Melalui langkah konkret ini, Kabupaten Bantaeng kembali menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang serius membangun sektor pertanian berbasis inovasi, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat, demi terwujudnya ketahanan pangan dan kesejahteraan petani yang berkelanjutan.
Bagikan:

Kelurahan Lembang
Kecamatan Bantaeng
Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini