
Invalid Date
Dilihat 42 kali

Malam penutupan tahun 2025 di Kabupaten Bantaeng berlangsung khidmat dan penuh makna melalui kegiatan dzikir, doa bersama, serta peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng bekerja sama dengan Pengurus Masjid Agung Syekh Abdul Gani. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa malam, 31 Desember 2025, bertempat di Masjid Syekh Abdul Gani yang berlokasi di Jalan Elang, Bantaeng. Suasana religius menyelimuti masjid kebanggaan masyarakat Bantaeng tersebut, menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penutup tahun yang sarat nilai keimanan.
Kegiatan dzikir dan doa bersama ini bukan sekadar agenda rutin keagamaan, melainkan juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, aparatur sipil negara, serta masyarakat luas. Pemilihan momentum akhir tahun memiliki makna mendalam, di mana seluruh hadirin diajak untuk merenungkan perjalanan satu tahun yang telah dilalui, mensyukuri segala nikmat dan capaian, serta memohon ampunan dan keberkahan untuk tahun yang akan datang.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting yang memberikan nilai tersendiri bagi acara ini. Turut hadir Prof. Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, yang dikenal sebagai salah satu tokoh nasional asal Bantaeng, memberikan keteladanan dengan kehadirannya dalam kegiatan keagamaan bersama masyarakat. Selain itu, Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin, M.I.Kom beserta Ibu Bupati juga hadir, menunjukkan komitmen pimpinan daerah dalam mendukung dan membersamai kegiatan-kegiatan spiritual masyarakat.
Wakil Bupati Bantaeng Drs. H. Sahabuddin turut hadir bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, lurah, kepala desa, serta ASN dan PPPK paruh waktu di lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Kehadiran unsur pemerintah dari berbagai tingkatan ini mencerminkan sinergi dan kebersamaan yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah, tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan mental dan spiritual.
Masjid Syekh Abdul Gani malam itu dipenuhi oleh jamaah dari berbagai kalangan masyarakat Kabupaten Bantaeng. Dengan penuh kekhusyukan, mereka mengikuti rangkaian dzikir dan doa bersama, melantunkan kalimat-kalimat thayyibah yang menggema di seluruh penjuru masjid. Dzikir menjadi sarana untuk menenangkan hati, memperkuat keimanan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama di saat pergantian tahun yang kerap diisi dengan berbagai aktivitas duniawi.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dalam kegiatan ini semakin menambah kekhidmatan acara. Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung dalam sejarah Islam yang sarat dengan pelajaran tentang keimanan, ketaatan, dan kedisiplinan dalam menjalankan perintah shalat. Melalui peringatan ini, jamaah diingatkan kembali akan pentingnya shalat sebagai tiang agama dan sarana utama mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat. Perbedaan latar belakang, jabatan, dan status sosial seakan melebur dalam satu barisan jamaah yang sama, duduk bersila, dan menundukkan hati di hadapan Sang Pencipta. Inilah potret kebersamaan yang menjadi kekuatan utama Kabupaten Bantaeng dalam menjaga keharmonisan sosial.
Dari Kelurahan Lembang, turut hadir Ibu Ketua TP. PKK Kelurahan Lembang, Sumarni, S.Pd, bersama Lurah Lembang Dedy Anshari R., S.Kom., MM. Kehadiran unsur kelurahan ini menunjukkan partisipasi aktif pemerintah kelurahan dalam setiap kegiatan keagamaan dan sosial di tingkat kabupaten. Partisipasi tersebut juga menjadi bentuk dukungan moral kepada masyarakat agar senantiasa menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat.
Lurah Lembang Dedy Anshari R., S.Kom., MM dalam kesempatan tersebut tampak berbaur bersama jamaah, mencerminkan sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan senantiasa hadir dalam kegiatan-kegiatan keagamaan. Hal ini sejalan dengan semangat pelayanan publik yang tidak hanya berorientasi pada administrasi pemerintahan, tetapi juga pada pembinaan sosial dan spiritual warga.
Kegiatan dzikir dan doa bersama di penghujung tahun ini juga menjadi simbol harapan baru bagi Kabupaten Bantaeng. Dengan doa-doa yang dipanjatkan, seluruh hadirin berharap agar tahun yang akan datang membawa keberkahan, kedamaian, serta kemajuan yang berkelanjutan bagi daerah. Harapan tersebut tidak hanya ditujukan untuk pemerintah daerah, tetapi juga untuk seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, dan rezeki yang halal.
Pemkab Bantaeng melalui kegiatan ini menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang-ruang spiritual bagi masyarakat. Di tengah dinamika pembangunan dan tantangan zaman, kegiatan keagamaan seperti dzikir dan peringatan hari besar Islam menjadi penyeimbang yang sangat penting. Spiritualitas yang kuat diyakini akan melahirkan masyarakat yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Menjelang pergantian tahun, lantunan doa penutup menjadi momen yang sangat menyentuh. Jamaah menadahkan tangan, memohon ampunan atas segala khilaf dan dosa, serta berharap agar setiap langkah di tahun mendatang senantiasa berada dalam ridha Allah SWT. Suasana haru dan khusyuk terasa kental, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan malam itu dengan penuh kesan mendalam.
Dengan terselenggaranya kegiatan dzikir, doa bersama, dan peringatan Isra Mi’raj ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama Pengurus Masjid Agung Syekh Abdul Gani berhasil menghadirkan penutup tahun yang bermakna dan bernilai ibadah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tradisi positif yang terus dilestarikan, sebagai pengingat bahwa setiap akhir adalah awal baru yang harus disambut dengan doa, harapan, dan keimanan yang kokoh.
Bagikan:

Kelurahan Lembang
Kecamatan Bantaeng
Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini