
Invalid Date
Dilihat 186 kali

Kegiatan pemberdayaan masyarakat kembali dilaksanakan di wilayah pesisir Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng. Bertempat di wilayah Ujung Labbu, RW Ujung Labbu, kegiatan pendampingan masyarakat pesisir dilaksanakan pada hari ini sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah dan unsur masyarakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan warga, khususnya kaum perempuan yang bermukim di kawasan pesisir pantai laut Ujung Labbu.
Dalam kegiatan tersebut, RW Ujung Labbu Attar turut secara langsung melakukan pendampingan terhadap ibu-ibu yang tergabung dalam program PPB Perikanan dan Kelautan. Salah satu peserta yang turut aktif dalam kegiatan ini adalah Ibu Mutia, yang bersama ibu-ibu lainnya mengunjungi rumah-rumah warga di kawasan pesisir pantai laut Ujung Labbu. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan penguatan, motivasi, serta memastikan program yang dijalankan dapat berjalan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Wilayah Ujung Labbu dikenal sebagai salah satu kawasan pesisir di Kelurahan Lembang yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor kelautan dan perikanan. Kehidupan masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada kondisi alam membutuhkan perhatian dan pendampingan yang berkelanjutan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi, perubahan cuaca, serta keterbatasan akses terhadap program-program pemberdayaan.
Melalui kegiatan pendampingan ini, RW Ujung Labbu bersama PPB Perikanan dan Kelautan berupaya mendekatkan program pemerintah kepada masyarakat secara langsung. Pendekatan door to door ke rumah warga menjadi strategi yang dipilih agar komunikasi dapat terjalin lebih intensif, terbuka, dan penuh kekeluargaan. Dengan cara ini, ibu-ibu pesisir dapat menyampaikan secara langsung kondisi, kebutuhan, serta harapan mereka terkait peningkatan ekonomi keluarga dan keberlanjutan usaha di sektor perikanan dan kelautan.
RW Ujung Labbu Attar dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memastikan masyarakat pesisir tidak hanya menjadi objek program, tetapi juga subjek utama dalam setiap kegiatan pembangunan. Menurutnya, peran perempuan pesisir sangat strategis, tidak hanya dalam mengelola rumah tangga, tetapi juga dalam mendukung aktivitas ekonomi keluarga, mulai dari pengolahan hasil laut hingga pemasaran produk perikanan.
Ibu Mutia, sebagai salah satu perwakilan ibu-ibu PPB Perikanan dan Kelautan, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta pendampingan yang diberikan. Ia menyampaikan bahwa kehadiran RW dan pendamping lapangan memberikan semangat tersendiri bagi ibu-ibu pesisir untuk terus berusaha dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Pendampingan seperti ini dinilai sangat membantu, karena ibu-ibu merasa didengar dan didampingi secara langsung, bukan sekadar menerima informasi secara sepihak.
Selama kegiatan berlangsung, diskusi ringan namun bermakna terjalin antara pendamping dan warga. Berbagai topik dibahas, mulai dari kondisi ekonomi keluarga nelayan, pengelolaan hasil tangkapan laut, peluang usaha berbasis hasil perikanan, hingga tantangan yang dihadapi ibu-ibu dalam menjalankan usaha rumahan. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang masih sangat kental di tengah masyarakat Ujung Labbu.
Pendampingan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat pesisir terkait pentingnya pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan. Ibu-ibu diajak untuk memahami bahwa kelestarian laut dan pesisir memiliki dampak langsung terhadap keberlangsungan ekonomi keluarga mereka. Dengan pengelolaan yang baik dan ramah lingkungan, hasil laut dapat terus dinikmati hingga generasi mendatang.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran ibu-ibu dalam kelompok PPB Perikanan dan Kelautan sebagai motor penggerak perubahan di tingkat keluarga dan lingkungan sekitar. Perempuan pesisir didorong untuk lebih percaya diri, berani berinovasi, dan aktif berpartisipasi dalam berbagai program pemberdayaan yang tersedia.
RW Ujung Labbu Attar menegaskan bahwa kegiatan pendampingan seperti ini akan terus diupayakan secara berkelanjutan. Sinergi antara RW, kelurahan, dan program-program pemberdayaan dinilai sangat penting untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan, khususnya bagi masyarakat pesisir yang selama ini kerap berada di garis terdepan berbagai tantangan sosial dan ekonomi.
Dengan dilaksanakannya kegiatan pendampingan ibu-ibu PPB Perikanan dan Kelautan di wilayah pesisir pantai laut Ujung Labbu, diharapkan terbangun kesadaran kolektif akan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan desa dan kelurahan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat pesisir yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas dan dukungan lintas sektor. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Kelurahan Lembang, khususnya wilayah Ujung Labbu, optimistis mampu melahirkan perempuan-perempuan pesisir yang tangguh, produktif, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Bagikan:

Kelurahan Lembang
Kecamatan Bantaeng
Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini