
Invalid Date
Dilihat 57 kali

Hari ini, Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di Kantor Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, telah dilaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon sebagai bagian dari implementasi salah satu program inovasi unggulan Kelurahan Lembang, yaitu TOSIBALLA. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Lurah Lembang bersama seluruh staf dan perangkat kelurahan, serta melibatkan unsur masyarakat setempat, khususnya RT Tamalangnge Sampara Pataba. Penanaman ini menjadi simbol nyata kepedulian kelurahan terhadap pelestarian lingkungan, ketahanan pangan, dan penataan ruang hijau yang produktif.
Kegiatan penanaman pohon tersebut meliputi penanaman bibit pohon kelapa pendek hibrida, serta tanaman hasil cangkokan berupa jeruk nipis dan mangga madu yang ditanam di sekitar wilayah halaman Kantor Kelurahan Lembang. Pemilihan jenis tanaman ini bukan tanpa alasan, melainkan telah melalui pertimbangan yang matang. Kelapa pendek hibrida dikenal sebagai tanaman yang memiliki nilai ekonomis, adaptif terhadap lingkungan, serta mampu memberikan manfaat jangka panjang. Sementara itu, jeruk nipis dan mangga madu merupakan tanaman produktif yang dapat memberikan hasil secara berkelanjutan dan bernilai gizi bagi masyarakat.
Program TOSIBALLA sendiri merupakan inovasi Kelurahan Lembang yang berfokus pada optimalisasi lingkungan sekitar kantor kelurahan dan wilayah permukiman agar lebih hijau, asri, dan produktif. TOSIBALLA tidak hanya dimaknai sebagai gerakan menanam pohon, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Melalui program ini, ruang-ruang publik yang ada di wilayah kelurahan diharapkan dapat menjadi contoh nyata pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Lurah Lembang menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan langkah kecil namun memiliki dampak besar bagi masa depan lingkungan. Menurutnya, kantor kelurahan bukan hanya pusat pelayanan administrasi, tetapi juga harus menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan kelestarian lingkungan. Dengan menanam pohon produktif di halaman kantor kelurahan, diharapkan pesan tentang pentingnya penghijauan dapat tersampaikan secara langsung dan nyata kepada warga.
Keterlibatan staf dan perangkat kelurahan dalam kegiatan ini menunjukkan adanya semangat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif. Seluruh peserta kegiatan secara bergotong royong melakukan penanaman, mulai dari persiapan lahan, penanaman bibit, hingga penyiraman awal. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa, mencerminkan nilai-nilai sosial yang terus dijaga dan dikembangkan di Kelurahan Lembang.
Partisipasi RT Tamalangnge Sampara Pataba dalam kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa inovasi TOSIBALLA tidak berjalan secara top-down, melainkan melibatkan unsur masyarakat secara langsung. RT sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat memiliki peran strategis dalam menyosialisasikan dan menggerakkan warga agar turut peduli terhadap lingkungan. Dengan keterlibatan RT, diharapkan semangat menanam dan merawat pohon dapat menular hingga ke tingkat rumah tangga.
Penanaman kelapa pendek hibrida di halaman kantor kelurahan memiliki makna strategis. Selain berfungsi sebagai penghijauan, kelapa juga memiliki nilai simbolik sebagai tanaman serbaguna yang dapat dimanfaatkan hampir seluruh bagiannya. Hal ini sejalan dengan filosofi pembangunan kelurahan yang mengedepankan kebermanfaatan dan keberlanjutan. Sementara itu, jeruk nipis dan mangga madu dipilih sebagai tanaman buah yang relatif mudah dirawat dan memiliki masa panen yang menjanjikan.
Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat. Melalui contoh langsung, warga diajak untuk memahami bahwa menanam pohon tidak harus menunggu lahan luas, tetapi dapat dimulai dari pekarangan, halaman kantor, maupun ruang terbuka lainnya. Dengan demikian, ketahanan lingkungan dan pangan dapat dibangun dari skala kecil yang dilakukan secara konsisten.
Inovasi TOSIBALLA diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya dari sisi ekologis, tetapi juga sosial dan ekonomi. Lingkungan yang hijau dan tertata akan menciptakan suasana kerja yang nyaman bagi aparatur kelurahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Di sisi lain, tanaman produktif yang ditanam berpotensi memberikan hasil yang dapat dimanfaatkan bersama atau menjadi sarana pembelajaran bagi warga.
Kegiatan penanaman pohon hari ini menjadi bukti bahwa Kelurahan Lembang terus berkomitmen menghadirkan inovasi-inovasi yang sederhana namun berdampak nyata. Dengan memanfaatkan ruang di sekitar kantor kelurahan, program TOSIBALLA menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu membutuhkan anggaran besar, melainkan kemauan, kreativitas, dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.
Ke depan, Kelurahan Lembang berencana untuk terus mengembangkan program TOSIBALLA dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk kelompok pemuda, perempuan, dan komunitas lokal lainnya. Harapannya, gerakan ini dapat menjadi budaya bersama dalam menjaga lingkungan dan menciptakan wilayah kelurahan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan penanaman bibit pohon kelapa pendek hibrida, jeruk nipis, dan mangga madu ini, Kelurahan Lembang menegaskan bahwa inovasi lingkungan adalah bagian penting dari pembangunan kelurahan. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, TOSIBALLA menjadi simbol harapan akan masa depan Kelurahan Lembang yang lebih hijau, produktif, dan berdaya saing.
Bagikan:

Kelurahan Lembang
Kecamatan Bantaeng
Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini