
Invalid Date
Dilihat 195 kali

Sore hari ini, tepat pukul 16.00 WITA, suasana di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tamalangnge, Kelurahan Lembang, tampak berbeda dari biasanya. Area pemakaman yang beberapa hari lalu terdampak kejadian robohnya pohon besar akibat terjangan angin kencang, kini dipenuhi oleh semangat gotong royong dan kebersamaan. Pemerintah Kelurahan Lembang bersama RT dan RW se-Kelurahan Lembang, Babinsa Sertu Mursalim, Lurah Lembang Dedy Anshari.R, S.Kom., MM, serta masyarakat sekitar, melaksanakan kerja bakti bersama untuk membersihkan dan mengangkut sisa-sisa potongan kayu yang sebelumnya telah dipotong oleh pihak BPBD Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan kerja bakti ini merupakan tindak lanjut dari penanganan darurat yang telah dilakukan oleh BPBD Bantaeng beberapa hari sebelumnya. Pasca kejadian robohnya pohon besar di dalam area TPU Tamalangnge, BPBD bergerak cepat melakukan pemotongan pohon guna menghindari risiko lanjutan dan membuka kembali akses di sekitar pemakaman. Namun, sisa-sisa potongan kayu yang masih berada di lokasi memerlukan penanganan lanjutan agar area TPU kembali bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kelurahan Lembang menginisiasi kerja bakti bersama sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap fasilitas umum, khususnya area pemakaman yang memiliki nilai sosial dan emosional tinggi bagi masyarakat. Lurah Lembang, Dedy Anshari.R, S.Kom., MM, secara langsung turun ke lapangan bersama Babinsa Sertu Mursalim, perangkat kelurahan, RT, RW, serta warga sekitar. Kehadiran pimpinan wilayah dan unsur TNI di tengah masyarakat menjadi motivasi tersendiri, sekaligus menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam menyelesaikan permasalahan di wilayah.
Kerja bakti dimulai dengan pembagian tugas secara sederhana namun efektif. Sebagian peserta bertugas mengumpulkan potongan-potongan kayu kecil dan ranting yang berserakan di sekitar makam, sementara yang lain mengangkat dan memindahkan potongan kayu berukuran lebih besar ke titik pengumpulan. Dengan peralatan seadanya seperti parang, cangkul, gerobak, dan alat angkut lainnya, seluruh peserta bekerja dengan penuh semangat, saling membantu tanpa memandang usia maupun latar belakang.
Babinsa Kelurahan Lembang, Sertu Mursalim, turut aktif memberikan arahan serta membantu proses pengangkutan kayu. Kehadirannya tidak hanya sebagai unsur pengamanan wilayah, tetapi juga sebagai penggerak dan teladan dalam kegiatan kemasyarakatan. Hal ini sejalan dengan peran Babinsa dalam membina wilayah teritorial dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Lurah Lembang, Dedy Anshari.R, S.Kom., MM, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Menurutnya, kerja bakti ini bukan sekadar kegiatan membersihkan sisa pohon tumbang, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai gotong royong yang merupakan jati diri bangsa Indonesia.
“TPU Tamalangnge adalah fasilitas umum yang sangat penting bagi masyarakat. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga kebersihan dan keamanannya. Terima kasih kepada RT, RW, Babinsa, serta seluruh masyarakat yang dengan ikhlas meluangkan waktu sore ini untuk bekerja bersama,” ungkap Lurah Lembang di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kejadian robohnya pohon besar beberapa hari lalu menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya di musim cuaca ekstrem. Pemerintah kelurahan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemantauan dan langkah-langkah pencegahan, terutama terhadap pohon-pohon tua yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Warga sekitar TPU Tamalangnge turut hadir dan berbaur bersama aparat kelurahan, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat. Bagi sebagian warga, kerja bakti ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antarwarga yang mungkin jarang bertemu karena kesibukan masing-masing.
Selain membersihkan dan mengangkut sisa kayu, kerja bakti ini juga bertujuan untuk merapikan kembali area makam agar terlihat lebih tertata. Jalur pejalan kaki yang sempat tertutup kini kembali terbuka, sehingga memudahkan akses bagi peziarah. Lingkungan TPU pun tampak lebih bersih dan nyaman, mencerminkan kepedulian bersama terhadap tempat peristirahatan terakhir para leluhur dan keluarga.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan fasilitas umum secara berkelanjutan. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan pada sore hari ini menjadi bukti bahwa dengan kerja sama dan koordinasi yang baik, setiap permasalahan di lingkungan dapat diselesaikan secara cepat dan efektif.
Menjelang senja, kerja bakti pun berakhir dengan hasil yang memuaskan. Sisa-sisa potongan kayu berhasil dikumpulkan dan diangkut, area TPU Tamalangnge kembali bersih dan aman. Wajah-wajah lelah para peserta terbayar dengan rasa puas dan bangga atas kontribusi yang telah diberikan untuk lingkungan dan masyarakat Kelurahan Lembang.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kelurahan Lembang kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan administrasi, tetapi juga dalam setiap kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Sinergi antara pemerintah kelurahan, TNI, RT/RW, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang aman, bersih, dan harmonis di Kelurahan Lembang.
Bagikan:

Kelurahan Lembang
Kecamatan Bantaeng
Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini