
Invalid Date
Dilihat 177 kali

Semangat perubahan seolah tak pernah padam di wilayah Sungai Bialo, Kelurahan Lembang. Lagi, lagi, dan lagi tanpa henti, Ketua RW Sungai Bialo – Ahmad Syamsir kembali menunjukkan terobosan inovatif yang patut diacungi jempol. Sosok yang dikenal sederhana namun penuh gagasan ini kembali membuat gebrakan dengan memanfaatkan limbah balon lampu yang terbuang untuk dibongkar, diperbaiki, dan dipergunakan kembali sebagai lampu penerangan jalan di wilayahnya.
Di tengah keterbatasan anggaran dan kebutuhan infrastruktur lingkungan yang terus meningkat, ide cemerlang itu lahir dari keprihatinan Ahmad Syamsir saat melihat banyaknya balon lampu rusak yang dibuang begitu saja. Benda kecil yang selama ini dianggap tak bernilai, di tangannya berubah menjadi solusi nyata. Baginya, setiap barang yang rusak belum tentu tidak bisa dimanfaatkan kembali.
Ketua RW Sungai Bialo – Ahmad Syamsir pun mulai bergerak. Ia mengajak warga untuk tidak lagi membuang lampu rusak sembarangan. Melalui imbauan langsung dan komunikasi dari rumah ke rumah, ia mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah sekaligus peluang untuk menghemat biaya penerangan jalan. Respons warga ternyata luar biasa. Balon lampu bekas mulai dikumpulkan dan diserahkan kepadanya.
Proses pembongkaran dilakukan dengan penuh ketelitian. Ahmad Syamsir bersama beberapa warga yang memiliki kemampuan teknis memeriksa satu per satu lampu yang terkumpul. Mereka memisahkan bagian yang masih layak pakai dari komponen yang benar-benar rusak. Banyak lampu ternyata hanya mengalami gangguan kecil pada kabel atau fitting, sehingga masih bisa diperbaiki.
Dengan peralatan sederhana, Ketua RW Sungai Bialo – Ahmad Syamsir memperbaiki lampu-lampu tersebut. Beberapa komponen diganti, sambungan kabel diperbaiki, dan sistem instalasi dirapikan agar lebih aman. Ia memastikan setiap lampu yang dipasang kembali telah melalui pengecekan keamanan, demi mencegah risiko korsleting atau gangguan listrik lainnya.
Tak berhenti sampai di situ, Ahmad Syamsir juga memodifikasi beberapa lampu agar lebih tahan terhadap cuaca. Mengingat penerangan jalan akan terpasang di ruang terbuka, perlindungan tambahan menjadi perhatian utama. Kreativitasnya terlihat saat memanfaatkan bahan bekas lainnya sebagai pelindung luar, sehingga lampu lebih awet dan tidak mudah rusak.
Hasilnya mulai terlihat. Jalan-jalan di wilayah Sungai Bialo yang sebelumnya gelap pada malam hari kini kembali terang. Warga merasa lebih aman saat melintas, terutama anak-anak yang pulang mengaji dan pekerja yang kembali ke rumah pada malam hari. Penerangan yang memadai turut mengurangi potensi tindak kejahatan dan meningkatkan kenyamanan lingkungan.
Bagi Ahmad Syamsir, inovasi ini bukan sekadar soal lampu. Ini adalah gerakan perubahan pola pikir. Ia ingin masyarakat memahami bahwa limbah, jika dikelola dengan kreatif, bisa menjadi berkah. Ketua RW Sungai Bialo – Ahmad Syamsir menegaskan bahwa inovasi tidak harus mahal. Yang dibutuhkan adalah kemauan, kepedulian, dan keberanian untuk mencoba.
Langkah ini juga membawa dampak signifikan dalam hal penghematan anggaran. Tanpa harus membeli lampu baru dalam jumlah besar, wilayah Sungai Bialo mampu menghadirkan penerangan yang layak. Dana yang tersedia pun dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain seperti perbaikan fasilitas umum dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Warga Sungai Bialo mengaku bangga dengan kepemimpinan Ahmad Syamsir. Lagi, lagi, dan lagi tanpa henti, ia selalu menghadirkan gagasan baru untuk kemajuan lingkungan. Dari kerja bakti rutin, penyemprotan kebersihan lingkungan, hingga kini inovasi pemanfaatan limbah balon lampu, semuanya dilakukan dengan konsistensi yang luar biasa.
Ketua RW Sungai Bialo – Ahmad Syamsir juga melibatkan generasi muda dalam proses perbaikan lampu. Ia berharap keterlibatan ini bisa menjadi sarana pembelajaran teknis sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Baginya, keberlanjutan inovasi sangat bergantung pada partisipasi generasi berikutnya.
Ke depan, Ahmad Syamsir bahkan memiliki rencana untuk mengembangkan sistem penerangan berbasis energi hemat dan lebih ramah lingkungan. Ia mulai berdiskusi dengan warga yang memiliki pengetahuan tentang teknologi sederhana untuk menciptakan sistem yang lebih efisien. Semangatnya jelas: inovasi tidak boleh berhenti di satu titik.
Kisah Ketua RW Sungai Bialo – Ahmad Syamsir menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil. Dari limbah balon lampu yang terbuang, lahirlah cahaya yang menerangi jalan dan hati masyarakat. Dari tangan seorang pemimpin lingkungan yang tak kenal lelah, tumbuh semangat gotong royong yang semakin kuat.
Kini, setiap kali malam tiba dan lampu-lampu jalan menyala terang, warga tidak hanya melihat cahaya fisik, tetapi juga melihat simbol kerja keras dan kepedulian. Nama Ahmad Syamsir pun semakin dikenal sebagai sosok pemimpin yang benar-benar hadir untuk warganya.
Lagi, lagi, dan lagi tanpa henti, Ketua RW Sungai Bialo – Ahmad Syamsir membuktikan bahwa inovasi adalah napas pembangunan di tingkat paling bawah. Sungai Bialo pun terus bergerak menuju lingkungan yang lebih terang, lebih aman, dan lebih maju berkat semangat yang tak pernah padam.
Bagikan:

Kelurahan Lembang
Kecamatan Bantaeng
Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini