Logo

Kelurahan Lembang

Kabupaten Bantaeng

Home

Portal Data Lembang

Inovasi Lembang

Biring kassi Online

Aplikasi Lembang

TP PKK Lembang

Facebook

Lautan Doa di Ujung Labbu: Tausiah Malam Pertama Iringi Kepergian Almarhumah Ibu St. Arfah

Lautan Doa di Ujung Labbu: Tausiah Malam Pertama Iringi Kepergian Almarhumah Ibu St. Arfah

Invalid Date

Ditulis oleh Administrator

Dilihat 339 kali

Lautan Doa di Ujung Labbu: Tausiah Malam Pertama Iringi Kepergian Almarhumah Ibu St. Arfah

Senin malam, 6 April 2026, suasana haru menyelimuti wilayah RW.06 Ujung Labbu, Kelurahan Lembang, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Warga setempat berkumpul dalam sebuah kegiatan tausiah malam pertama atas berpulangnya ke rahmatullah ibunda dari Bapak Ihsan Daeng Sewang, yakni almarhumah Ibu St. Arfah Dg Tayu binti Haddaso Dg Tayang. Acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, dimulai sekitar pukul 19.30 WITA, selepas pelaksanaan salat Isya berjamaah.

Kehadiran Lurah Lembang, Dedy Anshari, S.Kom., M.M., bersama Ketua RW.06, Attar, menjadi bentuk nyata kepedulian dan empati pemerintah setempat terhadap warganya yang tengah berduka. Selain itu, turut hadir pula Lurah dari Kelurahan Ereng-Ereng, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, yang menunjukkan solidaritas lintas wilayah serta memperkuat nilai kebersamaan antaraparatur pemerintah dan masyarakat.

Kedatangan para tokoh tersebut disambut hangat oleh keluarga almarhumah serta masyarakat sekitar yang telah lebih dahulu hadir memenuhi lokasi acara. Momen ini menjadi bukti kuatnya nilai kebersamaan dan solidaritas sosial yang masih terjaga dengan baik di tengah kehidupan masyarakat Ujung Labbu.


Acara diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh MC, H. Farid Al Fahri Fahruddin, S.Kom., M.Pd., yang dengan suara tenang dan penuh penghayatan mengarahkan jalannya kegiatan. Ia menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas nama seluruh hadirin serta mengajak semua yang hadir untuk bersama-sama mendoakan almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Dalam sambutannya, Lurah Lembang menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mengingatkan pentingnya kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi musibah, seraya menegaskan bahwa setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada Sang Pencipta. “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan almarhumah diampuni segala dosa serta diterima amal ibadahnya,” ujarnya dengan penuh empati.

Selanjutnya, tausiah disampaikan oleh Ustaz Arifuddin, Lc., yang membawakan ceramah dengan tema tentang kematian, keikhlasan, dan pentingnya memperbanyak amal sebagai bekal di akhirat. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momen duka ini sebagai pengingat akan hakikat kehidupan yang sementara. Dengan gaya bahasa yang sederhana namun menyentuh hati, ia mengingatkan bahwa kematian bukanlah akhir, melainkan awal dari kehidupan yang kekal.

Ustaz Arifuddin juga menekankan pentingnya doa dari keluarga, kerabat, dan masyarakat bagi almarhumah. Ia menjelaskan bahwa doa yang tulus akan menjadi penerang di alam kubur serta meringankan perjalanan menuju kehidupan akhirat. Selain itu, beliau mengajak semua yang hadir untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan mempererat hubungan dengan sesama manusia.

Suasana tausiah berlangsung dengan penuh khidmat. Beberapa hadirin tampak meneteskan air mata, larut dalam suasana haru dan refleksi diri. Bacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan doa yang dipanjatkan bersama semakin menambah kekhusyukan malam itu. Keluarga almarhumah terlihat tegar meski tak mampu menyembunyikan kesedihan yang mendalam atas kepergian orang tercinta.


Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mendoakan almarhumah, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kehadiran tokoh masyarakat, aparat pemerintah, termasuk dari Kelurahan Ereng-Ereng Kecamatan Tompobulu, serta warga dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa rasa kebersamaan dan kepedulian sosial masih sangat kuat di lingkungan tersebut.

Menjelang akhir acara, MC kembali memandu doa bersama yang dipanjatkan untuk almarhumah. Doa tersebut dipenuhi harapan agar segala amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala khilaf dan dosanya, serta diberikan tempat terbaik di surga-Nya. Tidak lupa, doa juga dipanjatkan untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

Acara tausiah malam pertama ini pun ditutup dengan penuh ketenangan dan harapan. Warga yang hadir secara perlahan meninggalkan lokasi dengan perasaan haru namun juga mendapatkan ketenangan batin dari tausiah yang disampaikan. Malam itu menjadi saksi betapa nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Ujung Labbu.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama terus terjaga, serta menjadi pengingat bagi setiap individu akan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah kematian. Semoga almarhumah Ibu St. Arfah Dg Tayu binti Haddaso Dg Tayang mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan serta keikhlasan.

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Kelurahan Lembang

Kecamatan Bantaeng

Kabupaten Bantaeng

Provinsi Sulawesi Selatan

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia