
Invalid Date
Dilihat 248 kali

Sore hari yang teduh pada Kamis, 29 Januari 2026, menjadi saksi tumbuhnya nilai kebersamaan dan kepedulian lingkungan di Jalan Sungai Bialo, tepatnya di depan Polres Bantaeng. Di tengah aktivitas lalu lintas dan rutinitas warga, Ketua RW II Kelurahan Lembang, Ahmad Syamsir, kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembinaan sosial kemasyarakatan dengan melaksanakan kerja bakti bersama anak-anak santri TPA Nur Rahman.
Kegiatan kerja bakti ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pembentukan karakter bagi generasi muda. Dengan penuh semangat, anak-anak santri TPA Nur Rahman terlihat antusias mengikuti arahan, memungut sampah, membersihkan rumput liar, serta merapikan area sekitar jalan dan fasilitas umum di depan Polres Bantaeng. Kebersamaan antara pengurus RW dan para santri menciptakan suasana hangat yang sarat nilai keteladanan.
Ketua RW II Ahmad Syamsir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai gotong royong, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sejak usia dini. Menurutnya, lingkungan yang bersih tidak hanya mencerminkan kenyamanan, tetapi juga mencerminkan karakter masyarakat yang peduli dan beradab.
“Anak-anak adalah aset masa depan. Jika sejak sekarang mereka dibiasakan untuk peduli terhadap lingkungan, maka ke depan mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujar Ahmad Syamsir di sela-sela kegiatan.
Keterlibatan anak-anak santri TPA Nur Rahman dalam kerja bakti ini menjadi nilai tambah tersendiri. Selain mendapatkan pendidikan agama di TPA, mereka juga diajak untuk mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui menjaga kebersihan lingkungan. Sebagaimana yang sering diajarkan, kebersihan adalah sebagian dari iman, dan kegiatan sore ini menjadi praktik nyata dari nilai tersebut.
Suasana kerja bakti berlangsung penuh keakraban. Ahmad Syamsir tampak tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga turun langsung bersama para santri, memegang peralatan kebersihan, dan membersihkan area sekitar. Keteladanan ini memberikan kesan mendalam bagi anak-anak, bahwa seorang pemimpin tidak hanya memberi perintah, tetapi juga memberi contoh.
Lokasi kerja bakti yang berada di depan Polres Bantaeng memiliki makna strategis. Selain merupakan jalur yang cukup ramai dilalui masyarakat, area tersebut juga menjadi wajah lingkungan Kelurahan Lembang di mata masyarakat luas. Dengan adanya kegiatan kerja bakti ini, lingkungan sekitar tampak lebih bersih, rapi, dan nyaman, sekaligus menunjukkan sinergi positif antara masyarakat dan institusi di sekitarnya.
Warga yang melintas pun memberikan respons positif terhadap kegiatan ini. Banyak yang mengapresiasi keterlibatan anak-anak santri dalam kegiatan sosial, karena dinilai mampu membentuk karakter disiplin dan kepedulian sejak dini. Tak sedikit pula yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.
Kerja bakti sore ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pengurus RW, pengelola TPA, dan masyarakat sekitar. Kolaborasi semacam ini membuktikan bahwa pembangunan sosial tidak hanya dilakukan melalui program formal, tetapi juga melalui aktivitas sederhana yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Ahmad Syamsir menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti bersama santri TPA Nur Rahman bukanlah yang pertama dan tidak akan menjadi yang terakhir. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda berkelanjutan, sekaligus menjadi inspirasi bagi RT dan RW lain di Kelurahan Lembang untuk melibatkan anak-anak dan generasi muda dalam kegiatan kemasyarakatan.
“Dengan melibatkan anak-anak, kita sedang menyiapkan generasi yang cinta lingkungan, cinta kebersamaan, dan memiliki akhlak yang baik. Ini adalah investasi sosial yang hasilnya akan kita rasakan di masa depan,” tambahnya.
Bagi anak-anak santri TPA Nur Rahman, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga. Selain belajar di dalam kelas TPA, mereka juga merasakan langsung kebersamaan dan kerja sama di lapangan. Tawa, canda, dan semangat mereka menghiasi sore hari di Jalan Sungai Bialo, menciptakan pemandangan yang menyejukkan hati.
Kegiatan kerja bakti ini sekaligus menegaskan bahwa peran RW tidak hanya sebatas urusan administrasi, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial di lingkungan. Dengan pendekatan humanis dan edukatif, Ketua RW II Ahmad Syamsir berhasil menjadikan kerja bakti sebagai media pembelajaran karakter bagi generasi muda.
Menjelang senja, kegiatan kerja bakti pun ditutup dengan rasa puas dan kebanggaan. Lingkungan sekitar tampak lebih bersih, dan yang terpenting, nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian telah tertanam di hati anak-anak santri TPA Nur Rahman. Sore itu, Jalan Sungai Bialo bukan hanya menjadi saksi kegiatan bersih-bersih lingkungan, tetapi juga saksi tumbuhnya harapan akan masa depan masyarakat Kelurahan Lembang yang lebih peduli, berkarakter, dan berdaya.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Ketua RW II Ahmad Syamsir kembali membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil, dari lingkungan terdekat, dan dari generasi paling muda. Sebuah teladan yang patut diapresiasi dan dilanjutkan.
Bagikan:

Kelurahan Lembang
Kecamatan Bantaeng
Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini