
Invalid Date
Dilihat 55 kali

Sore ini, Jumat, 16 Januari 2026, suasana Kelurahan Lembang, khususnya di wilayah Tamalangnge, tampak berbeda dari biasanya. Di tengah semilir angin sore dan cahaya matahari yang mulai condong ke barat, masyarakat berkumpul dengan penuh antusias untuk mengikuti sebuah kegiatan bermakna yang mengusung semangat kepedulian lingkungan dan ketahanan keluarga. Kegiatan tersebut merupakan program kerja bertajuk “Merawat yang Tumbuh, Menjaga yang Tersayang” yang digagas oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Gelombang 115, berkolaborasi dengan Pemerintah Kelurahan Lembang melalui program unggulan TOSIBALLA.
Program ini diwujudkan melalui pembagian bibit cabai besar dalam polybag kepada seluruh peserta yang hadir. Pemilihan komoditas cabai besar bukan tanpa alasan. Cabai merupakan salah satu kebutuhan pokok rumah tangga yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan kerap mengalami fluktuasi harga di pasaran. Dengan menanam cabai sendiri di pekarangan rumah, masyarakat diharapkan mampu memenuhi sebagian kebutuhan dapur secara mandiri, sekaligus mengurangi beban pengeluaran harian.
Kegiatan sore hari ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan unsur masyarakat, yang menunjukkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap program pemberdayaan berbasis lingkungan dan keluarga. Turut hadir Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Bantaeng, Ibu Ramlah Sakka, Lurah Lembang, Dedy Anshari R., S.Kom., MM, Ketua TPK PKK Kelurahan Lembang, Ibu Sumarni, S.Pd, Ketua RW Tamalangnge, serta para RT setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan kesejahteraan keluarga.
Dalam sambutannya, Lurah Lembang, Dedy Anshari R., S.Kom., MM, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Mahasiswa KKN UNHAS 115 atas inisiatif dan kreativitasnya dalam merancang program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Beliau menegaskan bahwa program TOSIBALLA yang dikolaborasikan dengan KKN ini sejalan dengan visi pemerintah kelurahan dalam mendorong kemandirian warga melalui pemanfaatan pekarangan rumah. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti menanam cabai dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Sementara itu, Kabid PPPA, Ibu Ramlah Sakka, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya peran perempuan dan keluarga dalam menjaga ketahanan pangan rumah tangga. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memiliki nilai edukatif, terutama bagi ibu rumah tangga dan anak-anak. Dengan melibatkan seluruh anggota keluarga dalam proses menanam dan merawat tanaman, nilai-nilai tanggung jawab, kerja sama, serta kecintaan terhadap lingkungan dapat ditanamkan sejak dini.
Ketua TPK PKK Kelurahan Lembang, Ibu Sumarni, S.Pd, juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia berharap agar bibit cabai yang dibagikan tidak hanya ditanam, tetapi benar-benar dirawat hingga berbuah dan dapat dipanen. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada keseriusan dan komitmen masyarakat dalam merawat tanaman yang telah diberikan. PKK Kelurahan Lembang siap bersinergi untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada warga agar program ini berkelanjutan.
Mahasiswa KKN UNHAS 115 sebagai pelaksana kegiatan turut memberikan edukasi singkat kepada peserta mengenai cara menanam dan merawat bibit cabai dalam polybag. Mulai dari pemilihan media tanam, teknik penyiraman yang tepat, hingga cara menjaga tanaman dari hama dan penyakit. Edukasi ini disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga dapat langsung dipraktikkan oleh masyarakat di rumah masing-masing.
Antusiasme warga Tamalangnge terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Para peserta menerima bibit cabai dengan penuh semangat dan harapan besar agar tanaman tersebut dapat tumbuh subur. Beberapa warga bahkan menyampaikan pengalaman mereka dalam berkebun di pekarangan rumah, yang kemudian menjadi ruang berbagi pengetahuan dan mempererat hubungan sosial antarwarga.
Program “Merawat yang Tumbuh, Menjaga yang Tersayang” memiliki makna filosofis yang mendalam. “Merawat yang Tumbuh” mencerminkan komitmen untuk menjaga dan memelihara tanaman sebagai sumber kehidupan, sementara “Menjaga yang Tersayang” menggambarkan upaya melindungi keluarga dari kerentanan ekonomi dan ketergantungan pada pasar. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNHAS 115 bersama Pemerintah Kelurahan Lembang berupaya menanamkan kesadaran bahwa ketahanan keluarga dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama.
Kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah kelurahan dalam kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi yang produktif. Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa ide-ide inovatif ke tengah masyarakat. Di sisi lain, pemerintah kelurahan memberikan dukungan penuh, baik dari segi kebijakan maupun pendampingan, sehingga program dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Dengan berakhirnya kegiatan sore ini, harapan besar disematkan agar bibit-bibit cabai yang telah dibagikan dapat tumbuh subur di pekarangan rumah warga Tamalangnge. Lebih dari sekadar tanaman, bibit cabai tersebut menjadi simbol harapan, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan. Semoga program ini menjadi awal dari gerakan yang lebih luas dalam membangun Kelurahan Lembang yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.
Bagikan:

Kelurahan Lembang
Kecamatan Bantaeng
Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini