Logo

Kelurahan Lembang

Kabupaten Bantaeng

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

PPID

Pemanfaatan Ruang Publik – Ronda Malam Aktif: Inovasi Keamanan Partisipatif Lurah Lembang untuk Menghidupkan Solidaritas dan Ketertiban Warga

Pemanfaatan Ruang Publik – Ronda Malam Aktif: Inovasi Keamanan Partisipatif Lurah Lembang untuk Menghidupkan Solidaritas dan Ketertiban Warga

Invalid Date

Ditulis oleh Administrator

Dilihat 54 kali

Pemanfaatan Ruang Publik – Ronda Malam Aktif: Inovasi Keamanan Partisipatif Lurah Lembang untuk Menghidupkan Solidaritas dan Ketertiban Warga

Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng kembali menegaskan posisinya sebagai kelurahan yang progresif dan adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat melalui lahirnya sebuah inovasi baru bertajuk Pemanfaatan Ruang Publik – Ronda Malam Aktif. Inovasi ini digagas dan dipelopori langsung oleh Lurah Lembang, Dedy Anshari R., S.Kom., MM, sosok yang sebelumnya juga dikenal sebagai Tenaga Pendamping Inovasi Kabupaten Bantaeng. Pengalaman dan kapasitas beliau dalam mendampingi berbagai inovasi daerah menjadi modal kuat dalam merancang program yang berbasis kebutuhan riil masyarakat dan berorientasi pada keberlanjutan.

Latar belakang lahirnya inovasi Ronda Malam Aktif tidak terlepas dari dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Aktivitas warga yang semakin beragam, mobilitas penduduk yang meningkat, serta tantangan keamanan lingkungan pada malam hari menuntut adanya pendekatan baru dalam menjaga ketertiban dan rasa aman. Selama ini, ruang publik seperti pos ronda, balai warga, dan fasilitas umum lainnya cenderung kurang dimanfaatkan secara optimal pada malam hari. Melihat kondisi tersebut, Lurah Lembang menghadirkan sebuah konsep inovatif yang tidak hanya mengaktifkan kembali fungsi ronda malam, tetapi juga menghidupkan ruang publik sebagai pusat interaksi sosial dan penguatan kebersamaan warga.

Sebagai seorang pemimpin yang memiliki latar belakang kuat di bidang inovasi pemerintahan, Dedy Anshari R., S.Kom., MM merancang Ronda Malam Aktif dengan pendekatan partisipatif. Inovasi ini menempatkan warga sebagai subjek utama, bukan sekadar objek kebijakan. Melalui musyawarah bersama RT, RW, tokoh masyarakat, dan unsur keamanan, disusunlah sistem ronda malam yang terjadwal, fleksibel, dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing lingkungan. Warga diajak untuk terlibat secara sukarela dengan semangat gotong royong, sehingga ronda malam tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan sebagai kebutuhan bersama.

Konsep Pemanfaatan Ruang Publik dalam inovasi ini menjadi pembeda utama dengan pola ronda konvensional. Pos ronda dan fasilitas umum yang sebelumnya pasif, kini difungsikan sebagai pusat aktivitas malam hari yang produktif. Selain sebagai tempat berjaga, ruang publik tersebut dimanfaatkan untuk diskusi ringan warga, penyampaian informasi kelurahan, edukasi kamtibmas, hingga kegiatan sosial yang mempererat silaturahmi. Dengan suasana yang hidup dan komunikatif, ronda malam berubah menjadi ruang kebersamaan yang bernilai sosial tinggi.

Ronda Malam Aktif juga menjadi sarana strategis dalam membangun sistem keamanan lingkungan berbasis pencegahan. Kehadiran warga secara bergiliran di ruang publik pada malam hari mampu menekan potensi tindak kriminal, kenakalan remaja, serta gangguan ketertiban lainnya. Lebih dari itu, interaksi rutin antarwarga selama ronda menciptakan ikatan emosional yang kuat, sehingga setiap individu merasa memiliki tanggung jawab terhadap keamanan lingkungan sekitarnya.

Pengalaman Lurah Lembang sebagai Tenaga Pendamping Inovasi Kabupaten Bantaeng tercermin jelas dalam tata kelola program ini. Inovasi Ronda Malam Aktif tidak hanya berhenti pada pelaksanaan, tetapi juga dilengkapi dengan mekanisme evaluasi dan pengembangan berkelanjutan. Setiap lingkungan didorong untuk melakukan refleksi rutin terhadap pelaksanaan ronda, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan solusi bersama. Pendekatan ini memastikan inovasi tetap relevan dan adaptif terhadap perubahan kondisi masyarakat.

Selain aspek keamanan, inovasi ini juga berdampak positif pada penguatan nilai-nilai sosial dan budaya lokal. Ronda malam menjadi media untuk menanamkan kembali nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan solidaritas antarwarga. Generasi muda dilibatkan secara aktif, sehingga tercipta proses transfer nilai dari generasi ke generasi. Dengan demikian, ronda malam tidak hanya menjaga lingkungan secara fisik, tetapi juga menjaga jati diri sosial masyarakat Kelurahan Lembang.

Dukungan dari berbagai pihak turut memperkuat keberhasilan inovasi ini. Aparat kelurahan berperan sebagai fasilitator, sementara RT/RW menjadi penggerak di tingkat lingkungan. Sinergi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga dilakukan untuk memberikan pendampingan, edukasi, serta penguatan aspek keamanan. Kolaborasi lintas sektor ini menjadikan Ronda Malam Aktif sebagai inovasi yang komprehensif dan terintegrasi.

Respons masyarakat terhadap inovasi Pemanfaatan Ruang Publik – Ronda Malam Aktif menunjukkan tren yang sangat positif. Warga merasakan peningkatan rasa aman, lingkungan menjadi lebih hidup pada malam hari, serta komunikasi antarwarga semakin intens. Ruang publik yang sebelumnya sepi kini berubah menjadi titik temu yang hangat dan produktif. Kondisi ini secara tidak langsung juga berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Ke depan, Lurah Lembang berencana mengembangkan inovasi ini dengan berbagai penguatan, seperti integrasi dengan program pelayanan malam hari, pemberdayaan UMKM lokal di sekitar ruang publik, serta pemanfaatan teknologi sederhana untuk mendukung sistem keamanan lingkungan. Dengan visi inovatif dan pengalaman yang dimiliki, Dedy Anshari R., S.Kom., MM optimistis bahwa Ronda Malam Aktif dapat menjadi model praktik baik dalam pemanfaatan ruang publik di tingkat kelurahan.

Melalui inovasi Pemanfaatan Ruang Publik – Ronda Malam Aktif, Kelurahan Lembang kembali membuktikan bahwa kepemimpinan yang visioner dan berpengalaman mampu melahirkan solusi nyata bagi masyarakat. Inovasi ini bukan sekadar program keamanan, melainkan gerakan sosial yang menghidupkan kembali nilai kebersamaan, memperkuat ketertiban, dan meneguhkan semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan kelurahan yang berkelanjutan.

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Kelurahan Lembang

Kecamatan Bantaeng

Kabupaten Bantaeng

Provinsi Sulawesi Selatan

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia