
Invalid Date
Dilihat 253 kali

Hari ini, Rabu, 21 Januari 2026, pada sore hari, telah dilaksanakan kegiatan pemantauan bibit cabai besar kepada warga di wilayah Tamalangnge, Kelurahan Lembang. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program inovasi TOSIBALLA yang digagas dan difasilitasi oleh Kantor Kelurahan Lembang sebagai upaya nyata dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga serta mendorong pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif.
Pemantauan bibit cabai besar ini dilakukan langsung oleh Ketua RT setempat, Bapak Sampara Pataba, yang lebih akrab disapa oleh warga dengan panggilan Bapak Campa. Dengan penuh semangat dan kepedulian, beliau turun langsung ke lingkungan warga untuk melihat perkembangan bibit cabai besar yang telah dibagikan sebelumnya melalui program inovasi TOSIBALLA. Kehadiran Bapak Campa di tengah warga menunjukkan peran strategis Ketua RT sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat paling bawah, sekaligus penggerak partisipasi masyarakat.
Kegiatan pemantauan ini berlangsung dalam suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan. Di sore hari yang teduh, Bapak Campa menyambangi satu per satu rumah warga penerima bibit cabai besar. Ia tidak hanya melihat kondisi fisik bibit, tetapi juga berdialog langsung dengan warga mengenai cara perawatan, kendala yang dihadapi, serta harapan mereka terhadap program inovasi ini. Pendekatan dialogis tersebut menjadi kunci dalam memastikan program TOSIBALLA berjalan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan masyarakat.
Program inovasi TOSIBALLA dari Kantor Kelurahan Lembang dirancang sebagai solusi kreatif dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga. Melalui pembagian bibit cabai besar kepada warga, program ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang ada, sekecil apa pun, menjadi sumber pangan dan potensi pendapatan tambahan. Cabai besar dipilih karena memiliki nilai ekonomis tinggi, mudah dibudidayakan, dan dibutuhkan secara luas dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemantauan tersebut, Bapak Campa memberikan arahan sederhana namun penting kepada warga terkait perawatan bibit cabai besar. Ia mengingatkan pentingnya penyiraman secara teratur, pemupukan yang tepat, serta penempatan bibit di lokasi yang cukup mendapatkan sinar matahari. Selain itu, ia juga mendorong warga untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan antar sesama, sehingga keberhasilan budidaya cabai dapat dirasakan secara merata.
Warga Tamalangnge menyambut baik kegiatan pemantauan ini. Mereka merasa diperhatikan dan didampingi dalam menjalankan program inovasi TOSIBALLA. Beberapa warga menyampaikan bahwa dengan adanya bibit cabai besar, mereka menjadi lebih termotivasi untuk bercocok tanam di pekarangan rumah. Selain untuk kebutuhan konsumsi keluarga, mereka berharap hasil panen nantinya dapat dijual dan menambah penghasilan rumah tangga.
Menurut Bapak Campa, pemantauan seperti ini penting dilakukan untuk memastikan bibit yang telah dibagikan benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program TOSIBALLA tidak hanya ditentukan oleh pembagian bibit semata, tetapi juga oleh pendampingan, pemantauan, dan partisipasi aktif warga. Oleh karena itu, peran Ketua RT sebagai penghubung antara pemerintah kelurahan dan masyarakat menjadi sangat krusial.
Program inovasi TOSIBALLA juga sejalan dengan visi Kelurahan Lembang dalam membangun masyarakat yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Dengan memanfaatkan potensi lokal dan melibatkan masyarakat secara langsung, program ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan di tingkat keluarga, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar. Dalam jangka panjang, inovasi ini juga diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang berkelanjutan.
Kegiatan pemantauan bibit cabai besar di Tamalangnge ini tidak hanya berdampak pada aspek pertanian, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antarwarga. Melalui interaksi dan komunikasi yang intens, terbangun rasa kebersamaan dan gotong royong dalam menyukseskan program kelurahan. Warga saling memberi semangat dan dukungan, menciptakan suasana lingkungan yang harmonis dan produktif.
Dari hasil pemantauan, sebagian besar bibit cabai besar yang dibagikan menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Daun tampak segar dan batang mulai menguat, menandakan bahwa perawatan yang dilakukan warga sudah berada pada jalur yang benar. Meski demikian, terdapat beberapa catatan yang akan menjadi perhatian bersama, seperti perlunya perlindungan bibit dari hama serta penyesuaian teknik perawatan sesuai kondisi lingkungan masing-masing rumah.
Bapak Campa mencatat setiap masukan dan kendala yang disampaikan warga untuk kemudian dilaporkan kepada pihak Kelurahan Lembang. Laporan ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan program TOSIBALLA ke depan. Dengan demikian, program inovasi ini tidak bersifat statis, melainkan terus berkembang dan disempurnakan sesuai dengan dinamika dan kebutuhan masyarakat.
Di akhir kegiatan pemantauan, Bapak Campa menyampaikan apresiasi kepada warga Tamalangnge atas antusiasme dan komitmen mereka dalam mendukung program inovasi TOSIBALLA. Ia berharap warga dapat terus merawat bibit cabai besar dengan baik hingga masa panen tiba. Menurutnya, keberhasilan program ini merupakan keberhasilan bersama yang akan memberikan manfaat langsung bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
Kegiatan pemantauan bibit cabai besar yang dilaksanakan pada sore hari ini, Rabu, 21 Januari 2026, di Tamalangnge, Kelurahan Lembang, menjadi bukti nyata bahwa inovasi kelurahan dapat berjalan efektif apabila didukung oleh peran aktif perangkat wilayah dan partisipasi masyarakat. Melalui program TOSIBALLA, Kelurahan Lembang terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berbasis potensi lokal demi terwujudnya kesejahteraan bersama.
Bagikan:

Kelurahan Lembang
Kecamatan Bantaeng
Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini