
Invalid Date
Dilihat 163 kali

Pagi yang cerah di hari Rabu, 25 Februari 2026, suasana Ramadhan kembali menyelimuti wilayah RW Sungai Bialo, Kelurahan Lembang. Udara yang masih sejuk berpadu dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dari rumah-rumah warga menciptakan nuansa yang penuh ketenangan. Namun di balik ketenangan pagi itu, terlihat semangat luar biasa dari sosok Ketua RW Sungai Bialo, Ahmad Syamsir, yang kembali memulai aktivitas rutinnya sebelum warga lain beranjak menjalankan kesibukan masing-masing.
Dengan mengenakan pakaian kerja sederhana dan penuh semangat, Ahmad Syamsir turun langsung membersihkan got dan drainase di wilayahnya. Tanpa ragu, beliau mengangkat sampah, mengeruk lumpur, dan memastikan aliran air tetap lancar. Kegiatan ini bukan sekadar aksi simbolis, melainkan rutinitas yang telah menjadi komitmen pribadinya sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan.
Setiap pagi sebelum beraktivitas lainnya, beliau mampu mengumpulkan hingga enam gerobak sampah dari hasil pembersihan drainase. Jumlah yang tidak sedikit untuk ukuran pekerjaan yang dilakukan secara manual. Lumpur yang mengendap, sampah plastik yang tersangkut, serta dedaunan kering yang menumpuk menjadi tantangan tersendiri. Namun semua itu dijalani dengan penuh keikhlasan, terlebih di bulan suci Ramadhan yang menjadi momentum untuk meningkatkan amal ibadah dan pengabdian.
Tidak hanya berhenti pada pengangkutan enam gerobak sampah setiap pagi, Ahmad Syamsir juga menargetkan pembersihan sepanjang 10 meter got atau drainase setiap hari. Target tersebut dilakukan secara konsisten dan bertahap, sehingga dalam hitungan minggu, wilayah RW Sungai Bialo dapat terbebas dari penyumbatan dan potensi genangan air. Upaya ini tentu menjadi langkah nyata dalam mencegah banjir serta meminimalisir berkembangnya penyakit akibat lingkungan yang kurang bersih.
Semangat yang ditunjukkan oleh Ahmad Syamsir menjadi inspirasi bagi warga sekitar. Banyak warga yang awalnya hanya menyaksikan, kini mulai tergerak untuk ikut membantu, minimal menjaga kebersihan di depan rumah masing-masing. Kesadaran kolektif mulai tumbuh bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama sebagai masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.
Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan nilai gotong royong dan kepedulian sosial. Di tengah ibadah puasa, tenaga yang mungkin tidak sekuat biasanya, Ahmad Syamsir justru menunjukkan dedikasi yang lebih besar. Baginya, bekerja membersihkan lingkungan adalah bagian dari ibadah. Keringat yang mengalir menjadi saksi bahwa pengabdian tidak mengenal waktu dan kondisi.
Langkah nyata yang dilakukan Ketua RW Sungai Bialo ini juga berdampak pada estetika lingkungan. Drainase yang bersih membuat kawasan terlihat lebih rapi dan tertata. Aliran air yang lancar mengurangi bau tidak sedap dan menghindari genangan yang bisa menjadi sarang nyamuk. Lingkungan yang sehat tentu akan berpengaruh pada kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat.
Komitmen untuk membersihkan 10 meter got setiap hari menunjukkan perencanaan yang terstruktur. Dengan pendekatan bertahap dan konsisten, pekerjaan besar terasa lebih ringan dan terukur. Prinsip inilah yang menjadi contoh kepemimpinan nyata di tingkat lingkungan. Tidak hanya memberikan arahan, tetapi turun langsung menjadi teladan.
Semangat luar biasa ini juga menjadi bukti bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan, melainkan tentang aksi nyata. Ahmad Syamsir telah menunjukkan bahwa seorang Ketua RW bisa menjadi motor penggerak perubahan. Tanpa menunggu instruksi, tanpa mengandalkan anggaran besar, beliau memulai dari langkah kecil yang berdampak besar.
Warga RW Sungai Bialo pun merasa bangga memiliki pemimpin yang peduli dan responsif. Kebersihan lingkungan yang semakin terjaga membuat masyarakat lebih nyaman menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk menjalankan ibadah Ramadhan. Anak-anak dapat bermain dengan aman, orang tua merasa tenang, dan suasana kebersamaan semakin terasa.
Di tengah berbagai tantangan lingkungan perkotaan, aksi sederhana namun konsisten seperti ini menjadi solusi nyata. Pembersihan drainase secara rutin merupakan langkah preventif yang sangat penting. Bukan hanya untuk mencegah banjir, tetapi juga untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat.
Apa yang dilakukan Ahmad Syamsir di RW Sungai Bialo adalah contoh bahwa perubahan dimulai dari diri sendiri. Dengan enam gerobak sampah setiap pagi dan 10 meter drainase yang dibersihkan setiap hari, beliau membuktikan bahwa kerja nyata lebih bermakna daripada sekadar wacana.
Semoga semangat Ramadhan ini terus menjadi energi positif bagi seluruh masyarakat. Dedikasi dan keteladanan Ketua RW Sungai Bialo Ahmad Syamsir menjadi inspirasi bahwa dengan niat tulus dan konsistensi, lingkungan yang bersih dan sehat bukanlah hal yang mustahil. Luar biasa semangat RW Sungai Bialo, Ahmad Syamsir — pengabdian yang tak pernah lelah demi masyarakat dan lingkungan yang lebih bangkit.
Bagikan:

Kelurahan Lembang
Kecamatan Bantaeng
Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini