Logo

Kelurahan Lembang

Kabupaten Bantaeng

Home

Portal Data Lembang

Inovasi Lembang

Biring kassi Online

Aplikasi Lembang

TP PKK Lembang

Facebook

Subuh Penuh Kebersamaan di Sungai Bialo: Tradisi Sahur ke Warga Menguatkan Ukhuwah Ramadhan 1447 H

Subuh Penuh Kebersamaan di Sungai Bialo: Tradisi Sahur ke Warga Menguatkan Ukhuwah Ramadhan 1447 H

Invalid Date

Ditulis oleh Administrator

Dilihat 266 kali

Subuh Penuh Kebersamaan di Sungai Bialo: Tradisi Sahur ke Warga Menguatkan Ukhuwah Ramadhan 1447 H

Subuh ini, Kamis 26 Februari 2026, suasana di wilayah Sungai Bialo, Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, kembali terasa berbeda. Sejak dini hari, gema suara warga menggema di sepanjang jalan dan lorong-lorong kecil. Dalam balutan semangat Ramadhan 1447 Hijriah, warga Sungai Bialo kembali melaksanakan tradisi “sahur ke warga,” sebuah kegiatan membangunkan sahur sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga yang telah menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat setempat.

Kegiatan sahur ke warga bukan sekadar rutinitas membangunkan orang untuk makan sahur. Lebih dari itu, ini adalah simbol kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang tumbuh subur di tengah masyarakat. Sekitar pukul 03.00 WITA, para pemuda, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu rumah tangga telah bersiap. Ada yang membawa pengeras suara portable, ada yang menabuh rebana, bahkan ada pula yang membawa alat musik sederhana seperti kentongan dan botol plastik berisi batu kecil yang digoyangkan untuk menghasilkan bunyi khas yang membangunkan.

Lorong demi lorong disusuri dengan penuh semangat. Teriakan “Sahur… sahur…” terdengar bersahutan. Anak-anak pun tak mau ketinggalan, ikut berjalan di barisan belakang dengan wajah ceria meski kantuk masih menggantung di pelupuk mata. Tradisi ini menjadi momentum kebersamaan lintas generasi. Orang tua membimbing, pemuda menggerakkan, dan anak-anak belajar arti kebersamaan sejak dini.

Di setiap rumah yang dilewati, lampu-lampu mulai menyala satu per satu. Asap dapur tipis terlihat mengepul dari beberapa rumah, tanda persiapan sahur sedang berlangsung. Beberapa warga bahkan keluar rumah menyambut rombongan dengan senyum hangat, menyuguhkan air minum atau sekadar mengucapkan terima kasih atas kebersamaan yang terus terjaga setiap tahunnya.

Kegiatan sahur ke warga tahun ini terasa semakin istimewa karena semangat Ramadhan yang begitu terasa di seluruh penjuru Kelurahan Lembang. Sebagaimana diketahui, wilayah ini berada di Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, yang dikenal memiliki tradisi keagamaan dan sosial yang kuat. Kebersamaan warga Sungai Bialo menjadi cerminan nilai-nilai luhur masyarakat Bantaeng yang religius dan penuh solidaritas.

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menumbuhkan empati dan memperkuat persaudaraan. Melalui sahur ke warga, nilai-nilai tersebut diwujudkan secara nyata. Warga tidak membiarkan satu pun rumah terlewat. Bahkan bagi warga lanjut usia yang tinggal sendiri, rombongan sahur memberikan perhatian khusus dengan mengetuk pintu lebih lama dan memastikan mereka telah bangun untuk sahur.

Selain membangunkan sahur, kegiatan ini juga menjadi ajang komunikasi sosial. Di sela-sela perjalanan, warga berdiskusi ringan tentang kondisi lingkungan, kebersihan drainase, keamanan wilayah, hingga rencana kegiatan sosial selama Ramadhan. Semangat kebersamaan yang terbangun saat sahur menjadi energi positif untuk menjalankan aktivitas sepanjang hari.

Di Sungai Bialo, kebersihan dan ketertiban lingkungan memang menjadi perhatian bersama. Semangat gotong royong yang terlihat saat sahur sejalan dengan kegiatan-kegiatan lain yang rutin dilakukan warga, seperti kerja bakti membersihkan selokan dan perbaikan fasilitas umum. Ramadhan menjadi momentum untuk semakin memperkuat komitmen tersebut.

Subuh semakin mendekat ketika rombongan sahur tiba di ujung wilayah. Langit mulai berubah warna, dari hitam pekat menjadi semburat kebiruan. Suara adzan Subuh pun berkumandang dari masjid setempat, mengakhiri perjalanan sahur pagi itu. Warga perlahan kembali ke rumah masing-masing untuk bersiap menunaikan shalat Subuh berjamaah.

Kebersamaan yang terbangun dalam sahur ke warga memberi kesan mendalam bagi setiap peserta. Banyak warga yang mengaku merasa lebih bersemangat menjalani ibadah puasa ketika sahur dibangunkan secara bersama-sama. Ada rasa memiliki, rasa diperhatikan, dan rasa menjadi bagian dari keluarga besar Sungai Bialo.

Tradisi ini juga menjadi benteng sosial di tengah arus modernisasi. Di era digital saat ini, ketika alarm ponsel dapat dengan mudah membangunkan seseorang untuk sahur, warga Sungai Bialo memilih tetap menjaga tradisi kolektif yang sarat makna. Karena bagi mereka, yang terpenting bukan hanya bangun sahur, tetapi bagaimana proses itu menjadi sarana mempererat hubungan antarmanusia.

Semangat sahur ke warga juga mencerminkan nilai ukhuwah Islamiyah yang kuat. Dalam Islam, menjaga silaturahmi merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat ikatan tersebut. Dengan berjalan bersama di dini hari, menyapa setiap rumah, dan saling mengingatkan untuk beribadah, warga Sungai Bialo telah mempraktikkan nilai-nilai Islam secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi generasi muda. Anak-anak dan remaja yang terlibat belajar tentang tanggung jawab, disiplin waktu, serta pentingnya menjaga kebersamaan. Mereka tumbuh dengan pengalaman langsung tentang arti gotong royong dan solidaritas sosial.

Ke depan, warga berharap tradisi sahur ke warga ini dapat terus dipertahankan dan bahkan dikembangkan menjadi kegiatan yang lebih terorganisir, misalnya dengan penjadwalan kelompok per RT atau RW agar jangkauan semakin merata. Namun yang paling utama adalah menjaga semangat dan niat tulus untuk saling mengingatkan dalam kebaikan.

Subuh 26 Februari 2026 ini menjadi saksi bahwa di Sungai Bialo, Kelurahan Lembang, nilai-nilai kebersamaan masih terjaga dengan baik. Di tengah kesibukan dan tantangan zaman, warga tetap memilih berjalan bersama, mengetuk pintu-pintu rumah dengan penuh kehangatan, dan membangunkan sahur dengan hati yang tulus.

Ramadhan akan terus berlalu dari tahun ke tahun, tetapi tradisi dan kebersamaan yang terbangun akan menjadi kenangan indah sekaligus warisan berharga bagi generasi mendatang. Sungai Bialo telah menunjukkan bahwa kebersamaan bukan sekadar slogan, melainkan nyata dalam tindakan.

Semoga semangat sahur ke warga ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat, memperkuat persaudaraan, dan menjadikan Ramadhan tahun ini lebih bermakna dari sebelumnya. Dari lorong-lorong kecil Sungai Bialo, cahaya kebersamaan itu menyala, menerangi hati setiap warga yang terlibat, dan menjadi bukti bahwa kekuatan terbesar sebuah komunitas adalah persatuan dan kepedulian.

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Kelurahan Lembang

Kecamatan Bantaeng

Kabupaten Bantaeng

Provinsi Sulawesi Selatan

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia