
Invalid Date
Dilihat 279 kali

Musim penghujan yang tengah melanda wilayah Kabupaten Bantaeng membawa potensi meningkatnya berbagai penyakit berbasis lingkungan, salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Menyikapi kondisi tersebut, UPT Puskesmas Lasepang kembali turun langsung ke wilayah kerjanya, khususnya di Kelurahan Lembang, untuk melaksanakan kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit demam berdarah melalui pembagian bubuk Abate serta pemantauan lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini difokuskan pada beberapa wilayah yang dinilai rawan, di antaranya Lingkungan Ujung Labbu dan Lingkungan Biring Kassi. Kedua wilayah tersebut menjadi perhatian karena memiliki kepadatan pemukiman serta potensi tempat perindukan nyamuk yang cukup tinggi, terutama pada musim penghujan seperti saat ini. Pembagian bubuk Abate kepada masyarakat dilakukan sebagai langkah preventif untuk membunuh jentik nyamuk di tempat-tempat penampungan air, seperti bak mandi, drum air, tempayan, serta wadah-wadah lain yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Petugas kesehatan dari UPT Puskesmas Lasepang tidak hanya membagikan bubuk Abate, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat terkait cara penggunaan yang benar dan aman. Masyarakat diimbau agar menggunakan Abate sesuai dosis yang dianjurkan, serta tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Edukasi ini menjadi bagian penting dari upaya pencegahan, karena keberhasilan pengendalian DBD sangat bergantung pada peran aktif masyarakat.
Selain pembagian Abate, tim UPT Puskesmas Lasepang juga melakukan pemantauan terhadap beberapa wilayah di Kelurahan Lembang, khususnya di wilayah kerja Posyandu Anggrek dan Posyandu Dahlia. Pemantauan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi lingkungan, tingkat kebersihan, serta potensi adanya genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Dari hasil pemantauan tersebut, ditemukan beberapa titik yang memerlukan perhatian serius, terutama di wilayah Biring Kassi.
Di Lingkungan Biring Kassi, tim mencatat adanya saluran pembuangan air limbah (SPAL) yang tergenang dan tidak mengalir dengan lancar. Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan sampah dan lumpur yang menghambat aliran air. Genangan air yang terjadi berpotensi besar menjadi sarang nyamuk, sehingga meningkatkan risiko penyebaran penyakit demam berdarah di lingkungan sekitar. Kondisi ini dinilai perlu segera ditangani melalui kegiatan kerja bakti bersama antara masyarakat dan pemerintah setempat.
Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak UPT Puskesmas Lasepang telah mengomunikasikan hasil pemantauan dan kondisi lapangan kepada pihak Kelurahan Lembang. Koordinasi ini dilakukan sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat. Dengan adanya komunikasi yang baik antara puskesmas dan pemerintah kelurahan, diharapkan dapat segera direncanakan langkah-langkah konkret, seperti pelaksanaan kerja bakti massal untuk membersihkan saluran air, pengangkatan sampah dan lumpur, serta penataan lingkungan agar aliran air kembali lancar.
Pihak kelurahan menyambut baik laporan dan rekomendasi dari UPT Puskesmas Lasepang. Kerja sama ini menjadi bukti bahwa upaya pencegahan penyakit tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Melalui kegiatan kerja bakti, diharapkan masyarakat dapat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama mencegah penyakit.
Kegiatan pembagian bubuk Abate dan pemantauan wilayah ini juga menjadi momentum untuk kembali mengingatkan masyarakat tentang pentingnya gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air, ditambah dengan upaya pencegahan lainnya seperti penggunaan kelambu, obat anti nyamuk, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.
UPT Puskesmas Lasepang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam melindungi kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya. Upaya pencegahan akan terus dilakukan secara rutin, terutama pada musim penghujan yang rawan terjadi peningkatan kasus DBD. Diharapkan dengan langkah-langkah preventif yang dilakukan sejak dini, angka kejadian demam berdarah di Kelurahan Lembang dapat ditekan seminimal mungkin.
Melalui peran aktif seluruh elemen masyarakat, dukungan pemerintah kelurahan, serta pendampingan dari tenaga kesehatan, Kelurahan Lembang diharapkan dapat menjadi wilayah yang tangguh terhadap ancaman penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman bagi seluruh warga.
Ke depan, UPT Puskesmas Lasepang akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi lingkungan serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi wabah penyakit. Sinergi yang telah terjalin dengan pihak Kelurahan Lembang diharapkan semakin kuat, sehingga setiap permasalahan kesehatan lingkungan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan berkelanjutan demi terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang optimal.
Bagikan:

Kelurahan Lembang
Kecamatan Bantaeng
Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini