
Invalid Date
Dilihat 453 kali

Suasana dini hari di wilayah RW 06 RT 01 Ujung Labbu, Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, terasa berbeda sepanjang bulan suci Ramadhan tahun ini. Ketika sebagian warga masih terlelap dalam tidur, sekelompok anak muda atau kawula muda setempat justru telah bersiap menjalankan sebuah kegiatan positif yang kini menjadi rutinitas setiap hari, yakni membangunkan warga untuk sahur.
Kegiatan ini menjadi pemandangan yang menarik sekaligus menghangatkan suasana kebersamaan di lingkungan Ujung Labbu. Para pemuda tersebut berkeliling kampung dari lorong ke lorong sambil membawa berbagai peralatan sederhana seperti speaker aktif, gitar, serta beberapa ember cat kosong yang digunakan sebagai alat perkusi. Dengan penuh semangat, mereka mendendangkan berbagai lagu bertema Ramadhan dan lagu-lagu religi yang akrab di telinga masyarakat.
Suara musik sederhana yang berpadu dengan nyanyian penuh semangat itu menggema di sepanjang jalan kampung, menjadi alarm alami yang membangunkan warga dari tidur mereka untuk bersiap menjalankan ibadah sahur sebelum memasuki waktu puasa. Meski hanya menggunakan peralatan sederhana, suasana yang tercipta justru terasa sangat meriah dan penuh kehangatan.
Menurut laporan dari Ketua RT 01 RW 06 Ujung Labbu, Bapak Syamsuddin, kegiatan membangunkan sahur ini sudah berlangsung sejak awal Ramadhan dan dilakukan hampir setiap hari oleh para pemuda di wilayah tersebut. Ia mengaku sangat mengapresiasi semangat kebersamaan dan kreativitas yang ditunjukkan oleh generasi muda di lingkungannya.
Bapak Syamsuddin menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar membangunkan sahur, tetapi juga menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi dan kreativitas mereka dalam kegiatan yang positif. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial antarwarga di lingkungan RT 01 RW 06.
“Alhamdulillah setiap malam anak-anak muda di sini berinisiatif sendiri untuk berkeliling membangunkan sahur. Mereka membawa speaker aktif, gitar, bahkan ember cat yang dijadikan alat musik. Suasananya jadi hidup dan warga juga merasa senang,” ujar Bapak Syamsuddin.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sebenarnya sudah menjadi tradisi lama di banyak kampung di Indonesia, namun kini kembali hidup berkat semangat para pemuda di Ujung Labbu. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat.
Rute yang dilalui oleh para pemuda tersebut biasanya mencakup seluruh wilayah RT 01 RW 06 Ujung Labbu. Mereka memulai kegiatan sekitar pukul dua dini hari dan berkeliling selama kurang lebih satu jam. Dalam perjalanan tersebut, mereka berhenti di beberapa titik untuk bernyanyi dan memainkan musik sebelum melanjutkan perjalanan ke lorong berikutnya.
Lagu-lagu yang mereka bawakan pun beragam, mulai dari lagu religi klasik, lagu Ramadhan yang populer, hingga lagu-lagu yang mereka modifikasi sendiri dengan lirik yang mengajak warga untuk segera bangun sahur. Kadang-kadang mereka juga menyelipkan candaan ringan yang membuat suasana semakin meriah.
Bagi warga setempat, kehadiran para pemuda yang membangunkan sahur ini menjadi hiburan tersendiri di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah. Banyak warga yang mengaku merasa lebih mudah bangun sahur karena adanya kegiatan tersebut.
Beberapa warga bahkan sengaja menunggu rombongan anak muda itu lewat di depan rumah mereka. Tidak jarang pula warga keluar rumah untuk sekadar menyapa atau memberikan dukungan kepada para pemuda yang berkeliling kampung.
Suasana kebersamaan seperti ini menjadi bukti bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah secara pribadi, tetapi juga tentang mempererat hubungan sosial dan kebersamaan dalam masyarakat. Kegiatan sederhana seperti membangunkan sahur dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan solidaritas antarwarga.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan contoh positif bagi generasi muda lainnya bahwa Ramadhan dapat diisi dengan aktivitas yang bermanfaat dan kreatif. Di tengah perkembangan teknologi dan gaya hidup modern, semangat kebersamaan seperti ini menjadi sesuatu yang sangat berharga.
Bapak Syamsuddin berharap kegiatan membangunkan sahur oleh para pemuda ini dapat terus dipertahankan dan bahkan menjadi tradisi tahunan di wilayah Ujung Labbu. Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi lingkungan lain untuk melakukan hal serupa.
Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial di lingkungan sangat penting untuk membangun masyarakat yang harmonis dan solid. Dengan adanya kegiatan seperti ini, para pemuda tidak hanya berkumpul tanpa tujuan, tetapi justru melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain memberikan manfaat bagi warga, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para pemuda untuk mempererat persahabatan di antara mereka. Kebersamaan yang terjalin saat berkeliling kampung setiap malam menciptakan kenangan yang mungkin akan terus diingat sepanjang hidup mereka.
Ramadhan memang selalu menghadirkan suasana yang berbeda di setiap sudut kampung. Namun di Ujung Labbu, Kelurahan Lembang, semangat Ramadhan terasa semakin hidup berkat kreativitas dan kepedulian para anak muda yang dengan sukarela membangunkan warga untuk sahur setiap hari.
Di tengah kesederhanaan alat musik yang mereka gunakan, tersimpan semangat kebersamaan yang begitu besar. Speaker aktif, gitar, dan ember cat mungkin bukanlah alat musik mewah, tetapi ketika dimainkan dengan niat baik dan semangat kebersamaan, semuanya mampu menciptakan suasana Ramadhan yang penuh kehangatan.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan dan keberkahan Ramadhan sering kali hadir dari hal-hal sederhana yang dilakukan bersama-sama. Dan di Ujung Labbu, suara nyanyian sahur dari para pemuda telah menjadi bagian dari cerita indah Ramadhan yang akan terus dikenang oleh warga setempat.
Dengan semangat yang terus menyala, para kawula muda di RT 01 RW 06 Ujung Labbu telah menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga tradisi, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan kebahagiaan di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
Bagikan:

Kelurahan Lembang
Kecamatan Bantaeng
Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini